Manchester United

Manchester United Depak Kiper Era Ten Hag Demi Radek Vitek

Manchester United Depak Kiper Era Ten Hag Demi Radek Vitek
Manchester United Depak Kiper Era Ten Hag Demi Radek Vitek

JAKARTA - Restrukturisasi besar-besaran di tubuh Manchester United (MU) tampaknya belum akan berakhir. Memasuki rencana musim panas 2026, manajemen Setan Merah dilaporkan tengah bersiap untuk melakukan "pembersihan" sisa-sisa skuad yang dibentuk pada era manajer terdahulu, Erik ten Hag. Langkah ini diambil guna memberikan ruang bagi visi baru yang lebih segar di bawah mistar gawang. Fokus utama dari pembenahan ini adalah mengeliminasi para pemain peninggalan Ten Hag yang dinilai sudah tidak lagi memiliki masa depan di Old Trafford.

Dua nama besar yang didatangkan selama rezim manajer asal Belanda tersebut menjadi sasaran utama pelepasan pemain. Manchester United ingin memastikan bahwa setiap penggawa yang bertahan adalah mereka yang benar-benar memberikan kontribusi maksimal dan sesuai dengan filosofi permainan yang saat ini sedang dibangun ulang.

Akhir Perjalanan Andre Onana Bersama Manchester United

Menurut laporan The Sun pada pertengahan Februari 2026, MU tidak berencana memakai jasa kiper Andre Onana lagi. Pria Kamerun itu saat ini sedang dipinjamkan MU ke Trabzonspor di Liga Turki, sebuah langkah yang sebelumnya diambil untuk menjauhkan sang pemain dari tekanan besar di Liga Inggris. Karier Onana di Manchester memang penuh dengan fluktuasi yang mengecewakan.

Onana terbuang dari Manchester United pada musim panas lalu akibat performa buruknya. Eks pemain Inter Milan itu sering membuat blunder konyol sehingga membuat kesabaran MU habis. Kesalahan-kesalahan fatal yang dilakukannya di momen krusial menjadi alasan utama mengapa manajemen merasa perlu melakukan perubahan di posisi kiper utama.

Ironisnya, kinerja Onana di Turki juga biasa-biasa saja. Eks pemain Ajax Amsterdam itu sudah kebobolan 22 gol dan cuma mencatatkan empat clean sheet dari 17 laga di Liga Turki bersama Trabzonspor. Statistik ini semakin mempersulit posisinya di pasar transfer, mengingat Trabzonspor belum pasti akan mempermanenkan Onana. MU juga tidak menginginkan Onana kembali ke skuad utama. Setan Merah akan mencoba menjual pria 29 tahun itu saat masa peminjaman dari Trabzonspor habis, meskipun kontrak Onana bersama MU sendiri masih berlaku sampai musim panas 2028. The Red Devils tidak akan keberatan menjual Onana dengan harga murah di musim panas 2026 nanti demi meringankan beban gaji klub.

Nasib Buruk Altay Bayindir Sebagai Pelapis Warisan Ten Hag

Setali tiga uang dengan Onana, MU juga mau mendepak kiper cadangan Altay Bayindir. Pria Turki itu juga merupakan pemain warisan Erik ten Hag yang nasibnya kini terkatung-katung di bangku cadangan. Harapan awal bahwa Bayindir bisa memberikan persaingan ketat bagi kiper utama ternyata tidak membuahkan hasil.

Bayindir tak berkembang di Inggris. Sejak kedatangan kiper baru yang lebih dominan, Bayindir tidak mampu menggusur posisi utama. Laporan menyebutkan bahwa sejak September, Bayindir bahkan tidak pernah dimainkan oleh MU sama sekali. Ketidakmampuan Bayindir untuk beradaptasi dengan kecepatan dan tuntutan Liga Inggris membuatnya masuk dalam daftar jual bersama Onana pada bursa transfer musim panas mendatang.

Kehadiran Senne Lammens dan Kepercayaan pada Radek Vitek

Keputusan berani MU untuk membuang para kiper era Ten Hag didasari oleh munculnya sosok baru yang lebih meyakinkan. MU memilih merekrut kiper baru Senne Lammens pada musim panas 2025 lalu dari Royal Antwerp. Kiper muda Belgia itu langsung menjadi idola baru fans MU berkat penampilan gemilangnya di bawah mistar gawang. Efektivitas Lammens dalam menjaga gawang telah memberikan rasa aman yang selama ini hilang dari lini belakang Setan Merah.

Namun, kejutan sesungguhnya terletak pada siapa yang akan menjadi deputi Lammens. MU sudah punya rencana mengejutkan untuk kiper pelapis Lammens musim depan. Mereka akan memakai jasa Radek Vitek. Tim kepelatihan terkesan dengan perkembangan Vitek musim ini yang menunjukkan kematangan luar biasa sebagai kiper muda.

Vitek tampil menjanjikan saat dipinjamkan MU ke Bristol City. Selama masa peminjamannya di kompetisi yang kompetitif, Vitek sukses mencatatkan sembilan kali clean sheet dari 26 penampilan di kasta Championship. Dengan performa impresif tersebut, manajemen MU yakin bahwa Vitek adalah sosok yang tepat untuk dipromosikan kembali ke skuad utama dan menjadi bagian dari masa depan klub yang lebih cerah tanpa bayang-bayang peninggalan era sebelumnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index