JAKARTA - PT PLN Persero Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah mencatat lonjakan drastis jumlah stasiun pengisian kendaraan listrik umum sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan infrastruktur pendukung kendaraan ramah lingkungan tersebut tercatat mencapai angka 565,31 persen sebagai wujud percepatan ekosistem elektrifikasi di wilayah Kalimantan. Pencapaian luar biasa ini dipublikasikan secara resmi guna menunjukkan kesiapan sarana energi hijau bagi masyarakat luas di daerah tersebut pada Rabu 25 Februari 2026.
Ekspansi Masif Jaringan Pengisian Listrik Di Kalimantan Selatan Tengah
General Manager PLN UIW Kalselteng mengungkapkan bahwa penambahan titik lokasi pengisian daya dilakukan untuk menjawab tren peningkatan jumlah pengguna mobil listrik saat ini. Selama kurun waktu setahun terakhir, PLN secara agresif membangun puluhan unit baru yang tersebar di titik-titik strategis antar kota guna memudahkan mobilitas masyarakat. Komitmen investasi pada infrastruktur energi baru terbarukan ini merupakan bagian dari visi besar transisi energi nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat secara berkelanjutan.
Pihak manajemen PLN merinci bahwa fasilitas SPKLU kini tidak hanya terkonsentrasi di pusat kota besar, namun sudah mulai merambah hingga ke jalur lintas provinsi. Penempatan infrastruktur yang tepat sasaran ini bertujuan untuk menghilangkan kekhawatiran masyarakat mengenai jarak tempuh saat berkendara menggunakan kendaraan listrik di wilayah Kalimantan. Hingga Rabu 25 Februari 2026, kemudahan akses pengisian daya melalui aplikasi PLN Mobile juga terus dioptimalkan agar pengguna mendapatkan pengalaman layanan yang sangat efisien.
Dukungan Penuh Bagi Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Lonjakan pertumbuhan hingga mencapai angka 565,31 persen tersebut dipandang sebagai sinyal positif bagi para pelaku industri otomotif yang memproduksi kendaraan berbasis baterai. PLN Kalselteng memastikan bahwa ketersediaan pasokan listrik untuk mendukung operasional seluruh SPKLU berada dalam kondisi yang sangat aman dan memiliki cadangan daya memadai. Langkah ini dilakukan untuk menumbuhkan kepercayaan publik agar segera beralih dari kendaraan berbasis bahan bakar fosil menuju transportasi yang jauh lebih bersih lingkungan.
Dukungan infrastruktur yang masif ini diharapkan mampu memberikan dampak domino terhadap penurunan emisi karbon di wilayah Kalimantan Selatan serta wilayah Kalimantan Tengah. PLN juga terus berkolaborasi dengan berbagai pihak swasta maupun instansi pemerintahan di daerah untuk menyediakan lahan strategis pembangunan stasiun pengisian daya listrik tambahan. Sinergi ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan ekosistem transportasi berkelanjutan yang tidak hanya modern secara teknologi namun juga ramah bagi kelestarian alam nusantara.
Inovasi Layanan Digital Untuk Kemudahan Pengguna Kendaraan Listrik
Selain melakukan pembangunan fisik, PLN Kalselteng juga sangat fokus pada pembaruan sistem manajemen digital guna mempermudah proses transaksi pembayaran di setiap unit SPKLU. Masyarakat dapat memantau ketersediaan slot pengisian secara langsung melalui telepon genggam mereka sehingga tidak perlu mengantre lama saat melakukan perjalanan jarak jauh. Digitalisasi layanan ini terbukti meningkatkan kepuasan pelanggan dan mendorong penggunaan fasilitas pengisian publik secara lebih masif dibandingkan dengan tahun-tahun operasional sebelumnya di daerah.
Keberadaan tim teknis yang siaga selama dua puluh empat jam penuh juga memberikan jaminan rasa aman bagi para pemilik kendaraan listrik di Kalimantan. Setiap kendala operasional yang dilaporkan melalui sistem akan segera ditangani oleh petugas lapangan guna memastikan keandalan sarana pengisian daya tetap terjaga maksimal. Pertumbuhan infrastruktur yang sangat pesat ini diproyeksikan akan terus berlanjut seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup baru yang lebih hemat energi.
Proyeksi Pertumbuhan Infrastruktur Elektrifikasi Di Masa Mendatang
Melihat tren positif sepanjang tahun 2025, PLN optimistis bahwa target perluasan jaringan SPKLU pada tahun-tahun berikutnya akan melampaui capaian angka pertumbuhan yang ada sekarang. Rencana strategis penambahan fitur pengisian daya cepat atau ultra fast charging juga tengah dipersiapkan untuk dipasang pada lokasi rest area jalan tol. Teknologi pengisian cepat ini akan sangat memangkas waktu tunggu para pengguna sehingga perjalanan antar wilayah di Kalimantan menjadi semakin nyaman dan juga efektif.
Pemerintah daerah memberikan apresiasi tinggi atas gerak cepat PLN dalam membangun infrastruktur krusial yang mendukung program langit biru di wilayah Kalimantan Selatan Tengah. Kesuksesan ini diharapkan menjadi pemicu bagi masuknya lebih banyak investasi di sektor industri pendukung kendaraan listrik seperti pabrik komponen maupun jasa perawatan resmi. Pada akhirnya, lonjakan pertumbuhan sarana pengisian daya sebesar 565,31 persen ini adalah tonggak sejarah baru bagi kemajuan teknologi energi di tanah Kalimantan.
Optimisme Terhadap Keberlanjutan Program Energi Baru Terbarukan
PLN berkomitmen untuk tetap menjaga konsistensi dalam melakukan pemeliharaan infrastruktur yang sudah terbangun agar tetap bisa dinikmati manfaatnya oleh generasi mendatang secara luas. Edukasi mengenai manfaat penggunaan kendaraan listrik terus disosialisasikan kepada berbagai komunitas dan lembaga pendidikan guna membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya energi hijau. Dengan segala pencapaian gemilang ini, Kalimantan siap menjadi salah satu wilayah percontohan terbaik dalam implementasi transportasi masa depan yang cerdas dan tanpa polusi udara.
Keberlanjutan program ini akan terus dipantau secara berkala melalui evaluasi penggunaan daya pada setiap unit SPKLU yang telah beroperasi di berbagai lokasi strategis. PLN Kalselteng mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk tidak ragu menggunakan kendaraan listrik demi masa depan lingkungan hidup Indonesia yang lebih baik dan asri. Pencapaian pada Rabu 25 Februari 2026 ini menunjukkan bahwa kemandirian energi dan transformasi teknologi dapat berjalan beriringan dengan sangat harmonis di bumi Borneo.